Rabu, 22 Mei 2013

Penjelasan Pengembangan Kurikulum 2013

Penjelasan Pengembangan Kurikulum 2013, Kurikulum 2013 akan menggantikan kurikulum yang berlaku sebelumnya. Pro dan kontra masih mewarnai proses rencana penerapan kurikulum 2013 ini. Menurut para ahli di bidang pengajaran bahwa dalam pengembangan kurikulum 2013 ini lebih membebaskan murid/siswa untuk memilih bidang studi yang dia sukai, siswa diberikan kebebasan untuk mempelajari/mengambil bidang mata pelajaran yang dia senangi seperti pada pembelajaran di kuliahan. Beberapa phttp://www.jatger.net/2012/12/penjelasan-pengembangan-kurikulum-2013.htmlerubahan di kurikulum 2013 yang cukup mendasar dalam pengembangan kurikulum 2013 adalah cara proses pembelajaran yang selama ini anak/siswa belajar dengan cara “diberi tahu” oleh guru bergeser kearah siswa “harus berusaha mencari tahu”. Siswa diajak untuk mengamati, observasi dan kemudian siswa mencoba untuk mempresentasikan apa yang dia amati tersebut, salh satunya adalah seperti itu. Hal ini tentunya berdampak sangat serius bagi anak /siswa yang malas dan tidak mau aktif dalam proses pembelajaran.
Saat ini draft kurikulum terbaru 2013 sedang dalam memasuki masa uji public yang diharapkan banyak masukan dari masyarakat dan para praktisi pendidikan. Di dalam draft pengembangan Kurikulum 2013 terbaru yang disusun oleh Kemendiknas, disana ada beberapa mata pelajaran wajib yang mengalami perubahan penambahan jam mata pelajaran. Jumlah jam pelajaran SMP yang semula 32 jam seminggu menjadi 38 jam dalam seminggu. Seperti Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam semula 4 jam menjadi 5 jam, Bahasa Indonesia menjadi 6 jam. Disamping itu ada juga mata pelajaran yang dihapus dari mata pelajaran wajib yaitu TIK, Olah raga dan Kesehatan serta Seni dan Budaya. Olahraga dan kesehatan yang semula menjadi pelajaran wajib dirubah menjadi pelajaran muatan lokal.

Materi mata pelajaran di kurikulum 2013

kurikulum 2013
bandingkan dengan pelajran dalam Kurikulum 2006 berikut

kurikulum 2006
 
Pelaksanaan penerapan Kurikulum 2013 SD, SMP, SMA dan SMK akan dimulai awal tahun ajaran 2013/2014, demikian banyak dibertakan diberbagai media.
Secara teknis, akan dilakukan bertahap. Awal pelaksanaan Kurikulum 2013 tersebut diprioritas kepada siswa  (kelas,IV - SD), (kelas VII - SMP), dan (kelas X - SMA-SMK), guru yang mengajar di kelas tersebut akan mendapat pelatihan.

Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan dalam empat tahap, sebagaimana dikutif dari situs Kemendiknas http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id yaitu:
1.   Tahap pertama, penyusunan kurikulum di lingkungan internal Kemdikbud dengan melibatkan sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu dan praktisi pendidikan.
2.   Tahap kedua, pemaparan desain Kurikulum 2013 di depan Wakil Presiden selaku Ketua Komite Pendidikan yang telah dilaksanakan pada tanggal 13 Nopember 2012 serta di depan Komisi X DPR RI pada tanggal 22 Nopember 2012.
3.   Tahap ketiga, pelaksanaan uji publik guna mendapatkan tanggapan dari berbagai elemen masyarakat.
4.   Tahap keempat, dilakukan penyempurnaan untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Kurikulum 2013.
Pada Kurikulum 2013 tampak adanya perubahan jumlah jam belajar dan jumlah mata pelajarn baik pada jenjang SD  SMP  SMA  dan SMK
Kepada masyarakat diminta untuk dapat turut mengapresiasi memberi masukan-masukan sehubungan dengan akan dilaksanakannya penerapan Kurikulum 2013  SD, SMP, SMA dan SMK ini.

0 komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Artikel Kami

Silahkan isikan E-Mail Anda untuk berlanggana Artikel Kami di Dunia Otomotif dan lain-lain

Copyright © 2011 SEBATAS TULISAN, All Right Reserved. Design by DWIAGUS.NET Powered by Mas Agus