Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

cermin hati

  hidup ini merupakan perjuangan Bukan untuk menyerah pada keadaan   Janganlah pasrah atas yang terjadi   Janganlah menyesal jika sudah kehilangan   Hidup ini tak sepicik bara api   Namun tak setenang malam   Selama manusia itu hidup Selama itu pula masalah senatiasa hadir Beriringan dengan tawa Berdampingan dengan tangis   Jika kamu bersedih kamu merasa Tuhan tak adil Namun saat bahagia… Kamu melupakan apa yang kamu janjikan pada tuhan Dengan do'a   terucap dengan uraian air mata   Siapa yang tak adil Itu pasti kita sang manusia Selalu mementingkan ego Mengutamakan nafsu Yang baik menjadi buruk Yang buruk tampak sempurna   Inikah kau manusia… Sebuah mahluk yang merasa paling sempurna Merasa paling hebat dan penuh serakah   Kesadaran dan Keimanan cuma sesaat   hanya diwaktu dirundung masalah   Jika kamu bersedih kamu merasa Tuhan tak adil   Namun saat bahag...

TENTANG KERINDUAN

Orang-orang bilang perpisahan dan pertemuan hanya merupakan masalah sudut pandang. Bila kita berada di pangkal, maka dilihat sebagai pertemuan. Namun bila kita melihat dari ujung, maka ia disebut perpisahan. Jadi tidak ada yang salah dari perpisahan, karena sesungguhnya perpisahan adalah pertemuan itu sendiri dalam paradox yang berbeda. Harusnya begitu, namun kenapa perpisahan selalu menimbulkan dimensi yang lebih melankolis. Selalu ada haru disana. Mungkin perubahan sudut pandang yang mereka bilang itu tak ubahnya dua kutub yang sangat bertolak belakang. Entahlah...yang jelas perpisahan menghasilkan sebuah sensasi yang luar biasa. Sensasi itu begitu meletup-letup dan baru menghilang ketika kau kembali berdiri dipangkal, kau sebut lagi pertemuan. Itulah yang disebut rindu. Apa arti rindu bagimu? Bagiku rindu adalah suatu penantian, rindu merupakan kesetiaan, ia adalah wujud afeksi dan kasih sayang. Karenanya aku percaya bahwa pertemuan dan perpisahan adalah sama. Mungk...

Ini adalah puisi tentang KEBENCIAN ANTARA AKU,KAMU,MEREKA ATO KALIAN

Awalnya aku mengganggapmu teman Tapi, karena sepatah dua patah kata tentangku Yang kau ucapkan di belakangku Di depan teman-temanku Menghancurkan hidupku Sejak saat itu, aku merasa takut untuk menghadapi dunia Merasa takut untuk bertemu denganmu, dengan teman-temanmu, dengan semua orang Membuatku menjalani hari-hari dengan kepala tertunduk Membuatku merasa bimbang, mana kawan dan mana lawan? Membuatku merasa, semua orang menatapku dengan tatapan kebencian Kepercayaan diriku mulai terpuruk sampai ke titik nol Keceriaanku berubah menjadi kemurungan Membuatku yang sangat optimis menjadi super pesimis Membuatku tidak dapat mempercayai siapapun lagi Hanya dengan sepatah kata, Mengubah tawa menjadi air mata Mengubah canda menjadi isak tangis Mengubah kepercayaan menjadi sebuah penghianatan Aku bukanlah seorang yang pendendam, Aku pun tak ingin menjadi seorang pendendam Tetapi, mengapa teramat sulit bagiku untuk memaafkanmu? MEMAAFKAN KAMU YANG MEREKA SEBUT PENGH...

KEBENCIAN

Mengapa ada kebencian.Lalu lalang menghasut.Mematikan dan membunuh.Menjebak dan menyayat. Mengapa ada kebencian.Perut kering hati tersayat.Berjalan tanpa tujuan.Mengahabiskan akal sehat dan kebenaran. Mengapa ada kebencian.Memuramkan pagi dan malam.Ombak bersiul tak terdengar.kebencian hanya memabukkan. Mengapa ada kebencian.Tenggelam dalam linangan darah.Tak pernah mencerdaskan.Tidak pula rasional. Mengapa ada kebencian.Dada meledak tak menyelesaikan.Buang tenaga hanya menyakitkan.Diri sendiri dan teman-teman. Mengapa harus ada kebencian???????????????

SEBATAS TULISAN

Kehampaan menutunku pada sebuah reruntuhan bangunan masa depan, kulihat kehancuran mengalun sayup seiring hancurnya jiwa suci. Jiwa yang tak pernah merasakan kebahagiaan meski sesamar binatang nirwana selalu merasa paling lemah, sial, terpuruk dan tertindas roda kehidupan tak pernah sadar karunia terbesar kehidupannya, dirasa hidup adalah suatu beban. Cinta yang dialami tak pernah mampu difahami, pernah ku mencoba tapi sayang, kau jalani hidupmu untuk cinta bukan cinta untuk hidupmu. Aku tahu jiwamu yang suci menyimpan suatu kekuasaan yang selama ini tak pernah kau sadari, hai jiwa suci bangun dan ciptakan istana megahmu yang kan kau diami bersama belaian mesra kekasih. Renungi masa lalumu jangan pernah kau coba merayu satu kesalahanmu yang pernah robohkan imajimu. Jangan pernah kau merasa tertindas karena roda hidup tak kan pernah berhenti berputar meski kadang iramanya pelan atau bahkan terlalu cepat. Tundukkan wajahmu, lihat dan lalui jalanmu jangan pernah kau tergoda menantang keh...

UNTUK SESEORANG

Bukanlah malam jika berlenterakan mentari Bukanlah siang jika bertaburkan bintang Hanya pujangga yang bernafas stelah kematiannya Aku tak munafik pada kenyataanku Yang tak terlihat sang buta Tak terdengar sang tuli Tak seharusnya ku merasa sepi Menangis tanpa air mata Saat sekitar imaji membelai semesra bayangmu Akbar kata tampa suara melukis tanpa pawar Nan lentera hatiku sampaikan rasaku Yang tak terujud mata dalam nyata